SEBAIK-BAIK MANUSIA ADALAH ORANG YANG BERMANFAAT BAGI ORANG LAIN "CAHAYA AS-SALAM" 'KITAB, AL-QURAN, HADITS, OASE ISLAM, BLOG TUTORIAL '
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 September 2010

Penggagas Hari Membakar Al-Quran Dibayangi Kebangkrutan

LONDON--Habis jatuh tertimpa tangga pula. Setelah nyawanya terancam kini giliran pastor Terry Jones yang menggagas hari membakar Alquran itu menghadapi tagihan 100 ribu poundsterling untuk membayar jasa keamanan polisi. Lebih dari 200 polisi termasuk anggota Tim SWAT yang mengawasi Jones di luar Gereja Florida.

Perlindungan ini dilakukan untuk mengamankan Jones dari segala kemungkinan penyerangan terhadap dirinya. Sayangnya, Jones tidak ada niatan membayar tagihan yang diberikan pemerintah lokal Gainville atas ulahnya itu. "Jika kami tahu ini sebelumnya, maka kami akan menolak untuk diberikan pengamanan," ujar Jones seperti dikutip dailymail, Senin (20/9). Tagihan juga datang dari kepolisian setempat yang meminta bayaran kepada Jones sebesar 50 ribu poundsterling atas jasa kepolisian yang menjaganya 24 jam.

Seperti diberitakan, Jones dan anggota jamaah Gereja kecil di Gainesville, Florida berencana membagikan 200 salinan Alquran untuk dibakar dalam peringatan tragedi 11 September. Ide pembakaran ini membuat berang Menteri Pertahanan AS RObert Gates. Gates saat itu mengkhawatirkan ide Jones akan membahayakan keselamatan tentara AS yang sedang bertugas di Afghanistan. Tekanan dari Obama dan Vatikan pada akhirnya membatalkan niat Jones. Sayangnya, ibarat nasi menjadi bubur, sejumlah pembakaran Alquran terjadi diberbagai wilayah di AS.

Kini Jones terancam bangkrut. Dengan jemaah yang tidak begitu besar yakni hanya 40 orang, Jones kemungkinan besar tidak akan mampu membayar tagihan itu. Sempat ada wacana dari Jones untuk menjual Gereja dan pindah ke tempat yang lebih besar.

Tampaknya rencana itu bakalan batal terlaksana. Apalagi pemerintah lokal Gainesville telah menyatakan Jones adalah pihak yang bertanggung jawab atas layanan polisi yang langsung diberikan kepada gereja pascapengumuman ide pembakaran Alquran. Keamanan ini diberikan berdasar peringatan Biro Investigas AS, FBI, atas kemungkinan ancaman teror sebagai serangan balasan.(rpblk)

--------------
sumber : alsofwah
Selengkapnya...

Kamis, 08 April 2010

SMA Taruna Bumi Khatulistiwa

Selama 5 tahun menyandang status sebagai guru Sekolah Taruna Bumi Khatulistiwa Kubu Raya .saya bangga menjadi guru di sekolah ini. Di propinsi Kalimantan Barat Sekolah Taruna Bumi Khatulistiwa terkenal dengan presetasi akademisnya dan terkenal dengan kedisplinannya. Ternyata sekolah tempat saya ngajar masih masuk di 21 besar SMA di Indonesia.
Padadal sekola luar negri alias swasta hehe. tapi alhamdulillah masih bis amenembus prestasi seperti itu.

DAFTAR SMU NEGERI DAN SWASTA - Program Studi IPA
Peringkat Nasional 1 s/d 49 .Th 2008 Berdasarkan hasil EBTANAS SMU/MA

1. SMU KRISTEN I PENABUR
2. SMU INSAN CENDEKIA
3. SMUN 2 MODAL BANGSA KUTA BARO
4. SMU KRISTEN 3 PENABUR
5. SMU SANTA URSULA
6. SMU ALOYSIUS 1 BANDUNG
7. SMU KRISTEN BPK 1 PNB BANDUNG
8. SMU ST. URSULA II
9. SMU NEGERI 8
10. SMU Negeri 1 Padang Panjang
11. SMU Taruna Nusantara
12. SMU KRISTEN 5 BPK PENABUR
13. SMU ST ANGELA BANDUNG
14. SMUN 2 TINGGIMONCONG
15. SMU KANISIUS
16. SMU NEGERI 1 SIDOARJO
17. SMU DON BOSCO II
18. SMU N 2 AMLAPURA
19. SMU SANG TIMUR
20. SMU Kolese Loyola
21. SMU TARUNA BUMI KHATULISTIWA
22. SMU NEGERI 1 GENTENG
23. SMU KRISTEN BARANA
24. SMU Negeri 1 Yogyakarta
25. SMU SWASTA TITIAN TERAS
26. SMU NEGERI 12
27. SMU YOS SUDARSO
28. SMU TRINITAS BANDUNG
29. SMU Negeri 1 Bukittinggi
30. SMU SANTA THERESIA
31. SMU TARUNA DRA. ZULAEHA
32. SMU FONS VITAE I
33. SMU K KALAM KUDUS 2
34. SMU NEGERI 1 GIANYAR
35. SMU NEGERI 81
36. SMU KRISTEN KARUNIA
37. SMU Negeri 3 Yogyakarta
38. SMU N 1 Klaten
39. SMU NEGERI 5 SURABAYA
40. SMU ALOYSIUS 2 BANDUNG
41. SMU KRISTEN 4 PENABUR
42. SMU KRISTEN BINA BAKTI 2
43. SMU N 1 Pati
44. SMU DWI WARNA
45. SMU Negeri 4 Bukittinggi
46. SMU NEGERI 1 TUBAN
47. SMU PELITA HARAPAN
48. SMU NEGERI 78
49. SMU NEGERI 1 SEMARAPURA



Selengkapnya...

Jumat, 26 Maret 2010

Aktivis JIL Tak Bisa Calonkan Diri Menjadi Ketua PBNU

Makassar: Tokoh yang terlibat Jaringan Islam Liberal (JIL) dipastikan tidak bisa maju sebagai calon ketua umum tanfidziyah atau ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Rapat pembahasan dan penetapan tata tertib dan acara muktamar Muktamar NU ke-32 di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/3), memutuskan salah satu syarat ketua umum adalah tidak terlibat JIL.

Persyaratan berikutnya antara lain tidak terlibat organisasi yang ajarannya bertentangan dengan NU, pernah menjadi pengurus NU atau badan otonom setidaknya empat tahun. Serta, tidak sedang menjabat pengurus harian partai politik.

Sebelumnya dalam draf tata tertib, untuk syarat calon ketua umum tidak mencantumkan soal JIL dan organisasi yang dinilai bertentangan dengan NU. Namun, atas usul dari peserta rapat dan disetujui seluruh peserta rapat, Kiai Haji Hafidz Utsman selaku pimpinan sidang pun mengetok palu mengesahkan persyaratan itu. "Nanti syarat tambahan itu akan disebutkan secara eksplisit dalam tata tertib," kata Kiai Hafidz usai rapat.

Ulil Absar Abdalla, salah seorang tokoh JIL yang mengajukan diri sebagai calon ketua umum ketika dimintai komentarnya menyatakan belum yakin persyaratan itu sudah disahkan. "Biasanya tata tertib pemilihan dibahas dan diputuskan satu hari sebelum pemilihan. Mungkin itu baru menampung usulan saja," katanya.

Sebaliknya, persyaratan calon itu memberikan peluang kepada Slamet Effendy Yusuf untuk mengikuti perebutan jabatan ketua umum PBNU. Sebelumnya, Slamet pernah mengeluhkan draf persyaratan calon ketua umum yang membatasi calon hanya boleh bagi mereka yang pernah menjadi pengurus NU di tingkat pengurus besar dan pengurus wilayah tanpa mencantumkan badan otonom.(lptn6/an)

===========
sumber : alsofwah


Selengkapnya...

MUI JA-TIM: Kongres Kaum Homoseksual se-Asia di Surabaya Menyinggung Perasaan Umat Islam!!

Surabaya: Surabaya, Jawa Timur, akan menjadi tuan rumah kongres regional Internasional Kaum Homoseksual dan Biseksual se-Asia ke-4, 26-27 Maret mendatang. Macam-macam saja.

"Komunitas kaum gay, lesbian, dan biseksual di Surabaya mulai memberanikan diri untuk eksis di tengah masyarakat
Kita ditunjuk sebagai tuan rumah," kata sekretaris panitia kongres Adi Purwanto di Surabaya, Selasa (23/3).

Kongres diselenggarakan International Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender and Interessex Association atau (ILGA), sebuah organisasi lesbian, gay dan biseksual di Asia. "Sebagai tuan rumah ditunjuk komunitas gay dan lesbian Surabaya yang tergabung dalam Gaya Nusantara. Kita menyiapkan akomodasi serta kebutuhan teknis lainnya," katanya.

Kongres bakal diikuti 20 negara seperti Jepang, Filipina, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Indonesia sebagai tuan rumah. "Ada sekitar 200 peserta yang nantinya hadir dalam kongres, sebagian besar sudah menyatakan kesediaannya. Tinggal menunggu jadwal kedatangan," ujar Adi.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim langsung bereaksi. Lembaga ini tegas menolak kongres karena bisa menyinggung perasaan umat Islam.

''Jawa Timur ini 99,6 presen penduduknya muslim. Jangan sampai mereka marah dan tersinggung karena kongres itu. Komunitas mereka selama ini bentuk penyimpangan yang dilarang agama,'' kata Ketua MUI Jatim Kiai Haji Abdullah Shomad.

MUI Jatim mengimbau panitia menghentikan kegiatan tersebut. Kongres dikhawatirkan memunculkan kemarahan orang lain. Selain itu, kepolisian diminta tak mengeluarkan izin kongres. (MTN/an)

-------------
sumber : alsofwah


Selengkapnya...

Senin, 15 Maret 2010

Rusia: Soal Hak Asasi Manusia, AS Munafik

Rusia menanggapi sinis laporan tahun AS tentang kondisi hak asasi manusia di seluruh dunia. Kementerian Luar Negeri Rusia mempertanyakan obyektivitas AS dalam laporan itu dan mengkritik AS yang telah mengabaikan catatan buruk Negeri Paman Sam itu terkait penegakkan hak asasi manusia.

Dalam laporan AS tentang kondisi hak asasi manusia di seluruh dunia tahun 2009, untuk wilayah Rusia, AS menyatakan bahwa kejahatan bermotifkan rasial dan keagamaan di Rusia mengalami penurunan pada tahun 2009. Namun AS mengkhawatirkan diskriminasi etnis di Negara Tirai Besi itu.

Rusia merespon laporan AS itu dengan mengeluarkan pernyataan yang antara lain mengatakan,"Sudah menjadi rahasia umum bahwa laporan ini terutama ditujukan untuk memecahkan persoalan politik yang diterapkan AS," demikian pernyataan yang dirilis kementerian penerangan dan departemen media massa Rusia.

Dalam pernyataan itu, Rusia menantang agar AS juga melaporkan praktek-praktek yang terkait hak asasi manusia yang telah dilakukan Negeri Paman Sam itu, karena AS tidak mencantumkannya dalam laporan yang dibuatnya. "Sebagai contoh, menarik untuk diketahui bagaimana departemen (AS), yang parsial dalam masalah moral di lingkup hak asasi manusia, akan berkomentar atas penyiksaan dan kekejaman serta perlakuan yang tidak manusiawi, yang dilakukan oleh AS sendiri," kata Rusia dalam pernyataannya.

Rusia menyebutkan kekejaman dan kesewenang-wenangan tentara AS di penjara Bagram, Afghanistan dan kamp penjara Guantanamo di Kuba bahkan di jalan-jalan dan di dalam penjara-penjara di wilayah AS sendiri. Rusia juga menyatakan, AS tidak bisa mengabaikan kekerasan dalam rumah tangga yang memicu pembunuhan terhadap anak-anak yang banyak terjadi di AS, belum lagi sikap rasial, ketakutan pada kaum imigran dan Islamofobia yang marak di AS.

Lebih lanjut Rusia mengatakan, laporan AS yang menyinggung soal kondisi HAM di Rusia hanya akan mementahkan upaya untuk memperbaiki hubungan kedua negara yang renggang sejak masa Perang Dingin. Ibarat pepatah "kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak", begitulah standar ganda AS yang cuma bisa melihat keburukan pihak lain, tanpa mau melihat keburukan dirinya sendiri.(ln/prtv)

===============
sumber : eramuslim


Selengkapnya...

Minggu, 14 Maret 2010

"Saya Memilih Islam, Meski Harus Melawan Budaya dan Keluarga"

Nama muslimnya Aysha. Muslimah ini berasal dari Hungaria Utara. Pertama kali mendengar tentang Islam ketika ia masih di sekolah menengah saat mata pelajaran sejarah. Sekedar informasi, Hungaria pernah berada dibawah pendudukan Turki selama 150 tahun.

Selanjutnya, Aysha kuliah di universitas jurusan biologi molekular, di mana ia bertemu dengan banyak mahasiswa Muslim dari negara lain. Sejak lama sebenarnya Aysha bertanya-tanya mengapa Muslim selalu bangga dengan kemuslimannya. Aysha sendiri, ketika itu penganut agama Kristen Katolik. Ia cukup taat dengan agamanya, tapi ia masih meragukan dan tidak setuju dengan beberapa bagian dari ajaran agamanya, misalnya; bagaimana bisa Tuhan memiliki anak laki-laki. Ia juga tidak bisa mempercayai konsep Trinitas dalam ajaran Katolik.

Aysha kemudian sering berdiskusi dengan teman-temannya. Suatu ketika ia dan teman-temannya sedang makan malam dan terdengar suara azan. Saalah seorang temannya meminta mereka diam sejenak, tapi Aysha menolak. Meski demikian, Aysha mengaku sangat terkesan temannya itu dan merasakan sesuatu telah menyentuh hatinya.

Pada suatu musim panas, Aysha mengunduh program Al-Quran dari internet. Ia tidak tahu mengapa dan untuk apa ia melakukan hal. Aysha lalu mendengarkan ayat-ayat suci Al-Quran dalam bahasa Arab dan membaca terjemahannya dalam bahasa Inggris. Sejak itu, Aysha banyak berpikir tentang agama Islam dan ia mulai banyak membaca banyak buku tentang Islam.

Setelah dua bulan terus memikirkan agama Islam, Aysha memutuskan untuk masuk Islam. Saya mengucapkan dua kalimat syahadat disaksikan oleh dua sahabat saya, "La ilaha illa Allah, Muhammad rasul Allah".

"Saya memilih Islam, meski harus melawan budaya dan keluarga, terutama ibu saya," kata Aysha.

Bulan Ramadan pun tiba. Aysha membulatkan tekadanya untuk memulai kehidupan barunya sebagai seorang Muslimah bersama bulan suci Ramadan. Dan ia bersyukur karena berhasil melalui bulan Ramadan dengan sukses. Hal yang paling sulit buat Aysha sebagai seorang mualaf adalah saat ia belajar salat, karena ia tinggal di lingkungan non-Muslim dan ia tidak bisa bertanya pada orang-orang di sekelilingnya.

"Saya belajar sendiri bagaimana cara salat dari Internet, karena tidak ada yang menunjukkan pada saya bagaimana melaksanakan salat , bagaimana cara berwudhu, atau apa doa yang diucapkan sebelum melakukan kegiatan itu serta bagaimana etika dan hukum Islam itu," tutur Aysha.

Aysha pernah punya seorang teman pria yang membuatnya patah semangat. Temannya itu mengatakan bahwa Aysha tidak akan pernah bisa memahami Islam, karena Aysha tidak dilahirkan sebagai seorang Muslim. Ketika Aysha mengatakan bahwa ia ingin berpuasa pada bulan Ramadan, temannya itu mengatakan bahwa puasa bulan Ramadan bukan hanya menahan lapar. Waktu itu Aysha baru satu bulan menjadi seorang muslim.

"Saat itu saya ketakutan, bagaimana jika saya tidak pernah belajar menunaikan salat dalam bahasa Arab? Bagaimana jika saya tidak melakukannya dengan cara yang benar? Dan saya tidak punya jilbab atau sajadah untuk salat. Tak yang membantu saya, sehingga saya begitu ketakutan," ungkap Aysha.

"Tapi ketika saya mulai salat, saya berpikir Allah pasti sedang tersenyum melihat saya sekarang. Karena saya menuliskan bacaan-bacaan salat di selembar kertas di atas kertas, beserta instruksinya. Saya memegang kertas itu di tangan kanan dan membacanya dengan keras. Kemudian sujud dan membacanya lagi dan begitu seterusnya. Saya yakin saya terlihat sangat lucu. Tapi kemudian saya berhasil menghafal bacaan-bacaan salat dalam bahasa Arab begitu," cerita Aysha.

Aysha lalu membuka akun di Facebook. Di situs jejaring sosial itu, Aysha mendapat banyak teman baru dan banyak saudara sesama muslimah. Dari sahabat-sahabatnya di internet, Aysha mendapatkan banyak perhatian dan dukungan. Seorang laki-laki muslim melamarnya, dari lelaki itu Aysha mendapatkan jilbab pertamanya, sajadah dan buku-buku Islam. Ia juga mendapatkan Al-Quran pertamanya dalam bahasa Arab yang dikirim dari Yordania karena ia sulit mendapatkan Al-Quran di Hungaria. Sekarang, sudah lebih dari setahun Aysha memakai jilbab.

Aysha mengalami periode yang sangat buruk dengan ibunya. Ibu Aysha selalu mengatakan bahwa Aysha akan menjadi teroris, bahwa Aysha akan meninggalkan ibunya seperti Aysha meninggalkan agama Katolik yang dianutnya dan bahwa Aysha juga akan meninggalkan Hungaria, negara kelahirannya.Ibu Aysha menaruh semua makanan yang mengandung daging babi di dalam lemari es dan tentu saja Aysha menolak untuk memakannya. Hal seperti itu kadang memicu pertengkaran besar antara Aysha dan ibunya.

"Ibu tidak senang melihat saya salat dan berjilbab. Saya selalu salat di dalam kamar agar ibu tidak melihat aku salat dan mengenakan jilbab. Ibu selalu berkata,'Aku melahirkan seorang anak Kristen, bukan seorang Muslim yang berjilbab'," kisah Aysha menirukan ucapan ibunya.

"Jadi, kami punya masalah serius, tapi saya tidak pernah kasar pada Ibu. Alhamdulilah, ibu sudah tenang sekarang dan tampaknya ia menerima keislaman saya. Saya benar-benar bersyukur kepada Allah untuk itu. Sekarang saya keluar rumah dengan berjilbab, dan ibu tidak mengatakan apa-apa," ungkap Aysha.

Hubungan Aysha dengan sang ayah, yang sejak lama dingin dan tidak saling bertegur sapa, juga membaik setelah Aysha memeluk Islam. Aysha mencoba membuka kembali komunikasi dengan ayahnya, dan kini ayah Aysha mulai mengunjunginya secara teratur.

"Ya, hidup saya adalah ujian besar tapi saya bersyukur pada Tuhan karena memiliki kesabaran dan harapan. Pada hari kiamat saya akan sangat bersyukur atas semua itu. Jadi aku berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik, dan belajar lebih banyak dan lebih banyak untuk memahami agama saya," ujar Aysha.

Ia melanjutkan, "Saya percaya semuanya sudah ditakdirkan, jadi apa pun yang Allah katakan akan terjadi kepada saya, tidak bisa berubah, tapi saya dapat memilih untuk menjalani hidup dengan baik."

"Saya sedang membantu sesama di Debrecen. Saya membuat proyek mengumpulkan pakaian bekas untuk kamp pengungsi.. Ada banyak Muslim di sana yang tidak punya rumah karena perang. Jadi kami mengumpulkan pakaian, kami pergi ke sana dan saya membuatkan roti Pakistan untuk anak-anak dan perempuan, mereka sangat bahagia dan sangat menyenangkan bisa bertemu mereka," papar Aysha.

Ia juga mencoba memberikan bimbingan pada para pengungsi yang ingin masuk Islam atau baru saja masuk Islam. Di kamp pengungsi Aysha bertemu dengan dua muslimah Hungaria yang baru masuk Islam. Pada mereka, Aysha memberikan buku-buku, sajadah dan Al-Quran. "Alhamdulillah. Kami salat bersama dan mereka benar-benar bahagia," kata Aysha haru.

Aysha menyatakan bahwa ia selalu berusaha memberikan kesan bahwa umat Islam adalah umat yang ramah dan memiliki hati yang penuh kasih sayang. Dulu, Aisyah akan bersuara keras jika ada seseorang melontarkan pernyataan yang membuatnya merasa terganggu. Tapi sekarang, Aysha selalu memberikan contoh yang baik sebagai seorang muslimah, kemanapun ia pergi. Aysha, meski baru masuk Islam satu setengah tahun yang lalu, kini sudah menunaikan salat lima waktu dengan rutin, banyak membaca buku Islam dan Al-Quran, berusaha mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah dan sekarang sedang belajar bahasa Arab. (ln/iol)

===============
sumber : eramuslim


Selengkapnya...

Jumat, 12 Maret 2010

Komisi HAM UE: Larangan Cadar & Burka Langgar Privasi

STRASBOURG--Pelarangan terhadap cadar atau penutup wajah yang kian marak di daratan Eropa ternyata menuai kritik dan tentangan tak hanya dari pihak Muslim, tapi juga kubu Eropa sendiri. Kepala Komisi Hak Asasi Manusia di Dewan Uni Eropa, Thomas Hammarberg, mengingatkan dan mendesak politisi Eropa untuk lebih mengedepankan pemahaman terhadap budaya berbeda.

"Pelarangan secara umum terhadap kode pakaian tertentu akan menyerang hak privasi seseorang," ujar Thomas, dalam sebuah pernyataan yang dirilis 8 Maret lalu.

Akhir Januari lalu, kontroversi cadar kian menguat ketika sebuah panel di parlemen Perancis merekomendasikan pelarangan sebagian atas penggunaan cadar di institusi publik dan pemerintah. Debat terhadap topik serupa juga memanas di Italia, Denmark, Belanda dan Jerman.

Thomas menyatakan pelarangan bakal melanggar Konvensi HAM Eropa, yang intinya mengijinkan pembatasan hak asasi hanya untuk alasan kesehatan publik, keamanan dan moral. "Mereka yang berargumen untuk meloloskan pelarangan total penggunaan burka dan cadar tidak mampu menunjukkan bahwa pakaian tersebut, dalam cara tertentu akan berbahaya secara demokrasi, keamanan publik, ketertiban atau moral," tegas Thomas.

"Faktanya, sedikit sekali wanita yang menggunakan pakaian seperti itu menuju ke arah yang mengkhawatirkan, bahkan kurang meyakinkan keberadaannya."

Kepala Komisi HAM UE juga menegaskan pelarangan justru lebih kontraproduktif ketimbang menolong mencerahkan wanita Muslim. "Pelarangan terhadap burka dan cadar tidak akan membebaskan wanita yang tertindas, alih-alih malah membuat mereka kian terasing dari masyarakat Eropa," kecam Thomas mengingatkan.
[P]Thomas Hammarberg] "Rencana untuk melarang keberadaan wanita dengan burka dan cadar di institusi umum seperti rumah sakit dan kantor pemerintah, hanya akan membuat para wanita tersebut menghindari tempat-tempat itu sepenuhnya," imbuh Thomas.

Ia juga menunjukkan, berdasar wawancara media, bahwa mayoritas wanita bercadar dan berburka telah mengambil keputusan berdasar niat mereka. Selain itu, mereka cenderung tidak akan menghiraukan dan tidak menyambut larangan.

"Tentu, bisa jadi dalam beberapa kasus mereka di bawah tekanan, namun tidak ada tanda-tanda pula bahwa larangan itu akan diterima pula oleh wanita tersebut."

Cadar di kalangan Muslim pun masih diperdebatkan. Sebagian ulama menyatakan, hanya jilbab yang diwajibkan bagi wanita Muslim. Namun cadar dan burka tidak diwajibkan dalam aturan berpakaian Islami, melainkan pilihan bagi kaum wanita.

Thomas juga memperingatkan, membawa isu terkait Islam dan Muslim kedalam debat publik di banyak negara Eropa justru memperbesar risiko diperparah para ekstrimis. "Beberapa argumen dibalik pelarangan, jelas-jelas bernada Islamofobia dan itu tentu saja tidak konstrukstif dalam proses dialog antaragama.

Thomas juga menyarankan, alih-alih memaksakan kode berpakaian kepada warganya, negara-negara Eropa akan lebih baik bila membuat debat pemahaman perbedaan budaya. "Setiap upaya seharusnya lebih mengarah pada memperluas wacana meliputi hal-hal esensial, termasuk bagaimana mempromosikan pemahaman terhadap perbedaan agama, budaya dan adat-istiadat."

Dewan Uni Eropa didirikan pada 1949, memang bertujuan untuk melindungi hak asasi dan demokrasi di benua tersebut. Badan itu kini memiliki 47 anggota yang telah menandatangani Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia. (iol/rpb/an)

==============
sumber : al-sofwah



Selengkapnya...

Gara-gara Shalat di Tempat Parkir, 7 Pria Muslim di Nevada Ditahan Oleh Polisi

NEVADA--Organisasi Muslim Amerika mengajukan keluhan kepada polisi di Nevada setelah tujuh pria ditahan karena shalat di tempat parkir pertokoan setempat. Polisi di kota Henderson melakukan penangkapan itu setelah mendapatkan telpon dari seorang anggota masyarakat yang melaporkan tindakan yang mencurigakan.

Tujuh pria Muslim yang semuanya adalah warga negara Amerika Serikat, tengah berada dalam perjalanan bulan Desember lalu, saat mereka berhenti di tempat parkir di Nevada untuk makan dan sholat. Menurut Dewan Hubungan Amerika Islam, CAIR, saat kembali ke mobil, mereka ditahan polisi selama 40 menit dan mobil mereka digeledah.

CAIR menyampaikan keluhan -karena menurut juru bicara organisasi itu Munira Syeda- shalat bukan merupakan sesuatu hal yang memerlukan tindakan polisi. "Shalat adalah hak warga yang dilindungi konstitusi. Polisi memeriksa mereka termasuk mencari dalam daftar terorisme. Langkah itu membuat kami prihatin. Apakah sembayang merupakan kejahatan" kata Munira Syeda.

Lembaga tersebut menginginkan agar polisi yang terlibat dalam penahanan itu dikenakan sanksi disipliner. Mereka juga menuntut ganti rugi untuk para pria yang sempat ditahan itu. CAIR mengatakan mereka mengakui bahwa shalat di tempat parkir merupakan hal yang tidak biasa di Nevada, namun mereka menekankan polisi seharusnya menyadari aktivitas keagamaan semua anggota masyarakat. Kepolisian Henderson mengatakan mereka tengah menyelidiki insiden itu dan tidak bersedia berkomentar lebih lanjut.(bbc/an)

=========
sumber : al-sofwah


Selengkapnya...

Selasa, 12 Januari 2010

Buku-buku Terlarang

VIVAnews - Ratusan buku berjejal dalam rak yang terletak di sebelah ruangan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, Prof. Hafid Abbas, di lantai enam Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta. "Semua sedang kami teliti," katanya kepada VIVAnews, Selasa 5 Januari 2010.

Seluruh buku yang diteliti itu menurut Hafid, akan diserahkan ke Kejaksaan Agung sebagai pemegang otoritas pelarangan peredaran buku. Kami akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung, juga dengan Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, katanya.

Kabar ini tentu sangat mengejutkan, sebab pada Desember 2009, Kejaksaan Agung telah mengumumkan pelarangan lima buku yang beredar pada 2008-2009. Buku-buku itu dilarang sebab dinilai mengganggu ketertiban umum, bertentangan dengan UUD 1945, Pancasila, Agama, dan SARA, kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Didiek Darmanto.

Untuk tugas penelitian buku, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar membentuk tim yang dipimpin Hafid. Sampai saat ini, ada 200 judul yang sedang dipelototi, 20 di antaranya hampir rampung ditelaah. "Di antaranya buku yang memprovokosasi semangat separatis," katanya.

Hafid mengambil tiga buku dan menunjukkannya ke VIVAnews. Salah satunya buku bersampul kuning berjudul "The Indigenous World 2009." Buku ini diluncurkan di Kopenhagen, Denmark, Juni 2009. Penerbitnya adalah International Working Group for Indigenous Affairs.

Tak ada nama penulis di buku itu. Hanya ada alamat penerbit dan nama para editor yang dibagi per region yang dipimpin Kathrin Wessendorf. Itu kebijakan kami untuk melindungi mereka, mengingat isu yang diusung sangat sensitive, kata Christian Erni, Regional Editor Asia buku The Indigenous World 2009, kepada wartawan VIVAnews (lihat Wawancara Christian Erni).

Menurut Hafid yang menjadi soal dalam buku itu adalah penempatan tulisan Provinsi Papua Barat yang disatukan dalam Bab "Australia, News Zeland and Pacific" dan dipisahkan dari Bab "East and South East Asia" yang di dalamnya menguraikan tentang Indonesia. Seolah-olah Papua telah menjadi negara tersendiri, penulisnya sengaja memprovokasi, katanya.

Dua buku yang lain ditulis oleh orang Papua, yaitu "Hak Asasi Masyarakat Adat" yang ditulis Sem Karoba dan "Jeritan Bangsa Papua: Papua Barat Mencari Keadilan" karya Sendius Wonda. Buku ini juga dituding menebar virus separatisme. Tulisannya menggambarkan seolah-olah Papua harus merdeka, kata Hafid.

Dari sejumlah buku yang ditelitinya itu Hafid juga mengaku menemukan buku penyemai benih-benih terorisme. Salah satunya, misalnya, menggambarkan bahwa aksi bom bunuh diri bakal mendapat ganjaran surga. Jadi, kata Hafid hakulyakin, harus ada upaya serius dari pemerintah untuk menghentikan peredaran buku-buku sesat itu. Dan hal itu merupakan kewajiban Negara untuk melindung warganya.

Lagipula, masih kata Hafid, kebijakan penarikan buku selalu didahului dengan kajian akademis yang membuktikan memang ada bagian-bagian dalam buku tersebut yang ngawur dari segi keilmuan.

***

Sejarah Indonesia sarat dengan kisah pelarangan buku, khususnya saat negara berada di bawah kekuasaan Orde Lama dan Orde Baru. Di masa itu, pemerintah menerapkan aturan warisan kolonial Belanda, yaitu Haatzai Artikelen, sebutan untuk delik pidana bagi mereka yang dituduh menyebarkan perasaan permusuhan, kebencian, atau menghina penguasa kolonial.

Dalam buku "Menentang Peradaban, Pelarangan Buku di Indonesia" yang disusun Jaringan Kerja Budaya disebutkan di era kolonial Haatzai Artikelen kerap dipakai untuk menghukum kalangan pergerakan yang menentang penguasa sekaligus untuk meredam perlawanan rakyat.

Saat Soekarno berkuasa yang dibabat adalah buku-buku yang dipandang mengandung paham liberal dan kebarat-baratan. Bung Karno juga memberangus sejumlah buku yang mengritik pemerintahannya.

Begitu Soeharto berkuasa yang diberangus adalah buku yang mengandung paham komunisme, Leninisme dan Marxisme. Soeharto bahkan bersikap lebih keras dalam memberangus buku-buku yang mengritiknya.

***

Itulah sebabnya ketika kini muncul lagi kebijakan pelarangan buku, ramailah kekhawatiran orang akan kembalinya langkah-langkah otoriter itu.

“Kami menyesalkan tindakan penguasa yang mulai membungkam kreativitas berfikir lagi,” kata Julius Felecianus, Direktur Utama PT. Galangpress Media Utama.

Galangpress adalah penerbit buku “Tenggelamnya Rumpun Melanesia: Pertarungan Politik NKRI di Papua Barat” karya Sendius Wonda dan “Pemusnahan Etnis Melanesia: Memecah Kebisuan Sejarah Kekerasan di Papua Barat,” tulisan Socratez Sofyan Yoman. Dua buku ini termasuk di antara lima buku yang telah dilarang kejaksaan.

Protes bukan hanya datang dari penulis atau penerbit buku yang kena bredel. Sejumlah aktivis, budayawan, dan lembaga pun keras mengecam.

Soal motivasi campur tangan negara dalam peredaran buku itu, Rachland Nashidik, Direktur Imparsial, masih bersepakat. Dia setuju negara harus melindungi warganya dari aksi terorisme atau dari tindakan menyebarkan kebencian dari satu kelompok warga ke warga lain.

Dia mencontohkan buku Adolf Hitler "Mein Kampf" (Perjuanganku) di Belanda dilarang dijual bebas di toko-toko buku. Dalam buku ini, Hitler membeberkan pandangannya tentang Jerman masa depan, termasuk rencana kejinya terhadap bangsa Yahudi. Saat naik ke puncak kekuasaan pada 1933, dia merealisir beberapa hal dalam buku itu yang berujung antara lain pada pendirian kamp-kamp konsentrasi Yahudi. Semasa rezim Nazi, buku ini tersedia bebas di kantor-kantor pemerintahan. Setelah Perang Dunia II buku ini dianggap ilegal dan dilarang keras dijual di Jerman dan Austria.

Toh demikian, kata Rachland, pemerintah Belanda masih menyediakan ruang bagi-bagi buku terlarang seperti itu. Masih disediakan semacam clearing house di mana buku-buku terlarang itu disimpan dan boleh diakses publik untuk kepentingan akademis. Di situ, selalu dicatat identitas setiap pengakses, tujuan peminjaman, dan lainnya. Dengan cara ini ruang untuk kebebasan sipil masih terbuka, tapi negara masih dapat menjamin hak-keamanan setiap warga negara.

Tak cuma disesalkan Rachland, di halaman twitter-nya, wartawan senior dan sastrawan Goenawan Mohamad (@gm_gm), pun tak henti “mengomel” soal ini. Salah satunya berbunyi, “Kejaksaan Agung melarang buku dengan UU yang lahir waktu Indonesia dinyatakan keadaan “darurat perang” dalam konfrontasi dengan Malaysia. Ajaib!”

Dalam tweet-nya yang terakhir soal ini, Goenawan yang merupakan salah satu anggota tim sukses Boediono semasa kampanye pemilu lalu, bahkan sengit menyindir, “SBY dan Boediono dikenal sebagai pembaca buku yang bersemangat. Menteri Hukum dan HAM-nya mau melarang buku. Ajaib lagi!”

Ketua Yayasan Lembaga Hukum Indonesia (YLBHI) Patra M. Zein menganggap itu sebagai pembodohan rakyat. Ikatan Penerbit Indonesia menilai langkah itu semata hanya untuk melindungi kepentingan penguasa, bukan masyarakat.

Pengamat pendidikan dari Perguruan Taman Siswa, Darmaningtyas, mengingatkan di era Internet sekarang, di zaman kuda tidak lagi gigit besi, pelarangan buku jelas hanyalah pekerjaan sia-sia. Teknologi informasi dan komunikasi membuat orang dapat dengan muda mengakses berbagai data hampir tanpa batasan. Kalau dalam bentuk cetak dilarang, ya tersebar luas lah e-book-nya di jagat maya.

Darmaningtyas berpendapat pemerintah tak perlu melarang buku, yang tak lain merupakan bagian dari hak asasi warga untuk mengekspresikan pikirannya. Sebagai sebuah negara demokrasi, Indonesia mestinya tak boleh memberangus pemikiran. Sebab, hanya negara totalitarian yang masih gemar melakukannya.

Laporan: Banjir Ambarita (Papua) | Fajar Sodiq (Yogyakarta)

============
sumber : vivanews



Selengkapnya...

Jumat, 25 Desember 2009

Mantan Pemain Liverpool Itu Masuk Islam

Abel Xavier, mantan pemain sepakbola terkenal dari Liverpool memutuskan pensiun dari sepakbola, dan kemudian masuk Islam. Ia pun serta merta mengganti namanya.

Bintang asal Portugal ini mengganti namanya menjadi Faisal Xavier dan akan memulai proyek-proyek kemanusiaan.

Dia terakhir bermain untuk LA Galaxy (Amerka) pada 2008 dan kini telah memutuskan untuk berhenti di dunia sepakbola.

Xavier, 37, bergabung dengan Liverpool dari Everton pada tahun 2002 dan mencetak dua gol dalam 21 penampilan bagi klub Merseyside ini. Selain di Liverpool dan Everton, ia bermain juga di Middlesbrough.

Ia pindah ke klub Major League Soccer LA Galaxy bersama David Beckham.

Xavier berkata: "Ini perpisahan emosional dan saya berharap untuk ikut serta dalam sesuatu yang sangat memuaskan dalam tahap baru hidup saya.

Pada saat-saat sedih, saya telah menemukan kenyamanan dalam Islam. Perlahan-lahan, saya belajar agama yang penuh dengan perdamaian, kesetaraan, kebebasan dan harapan."

Barokallah, Senhor! (sa/football.uk)

================
sumber : eramuslim




Selengkapnya...

Jubir Al-Qassam: Kami Siap Bertempur Kapanpun!

Abu Ubaidah, juru bicara brigade Izzuddin al-Qassam - sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan kesiapan mereka untuk berperang dengan Zionis Israel kapanpun.

Abu Ubaidah, seperti yang dilaporkan oleh Reuters, menyatakan bahwa Hamas tidak akan mundur dari keterlibatn mereka dalam pertempuran dengan Zionis.

"Kami tidak ingin adanya perang .. Kami ingin perdamaian dan ketenangan bangsa ini," katanya, "namun kalau dipaksakan pada kami untuk berperang, kami semua siap untuk meladeni dengan segala kekuatan yang kami miliki untuk menghadapi perang dengan segala bentuk dan segala kejahatan atau serangan Zionis yang akan dilancarkan."

Abu Ubaidah menyatakan juga bahwa perang di Gaza, yang menewaskan 1.300 warga Palestina telah menjadikan ribuan warga Palestina menjadi sukarelawan dalam jajaran brigade Al-Qassam.

Juru bicara brigade Al-Qassam menjelaskan bahwa mereka juga harus mengembangkan persenjataan.

"Musuh telah mengembangkan dan menggunakan senjata yang terlarang secara internasional untuk menyerang kami, oleh karena itu kami harus dapat menggunakan senjata yang cocok dan menggunakan segala senjata apa pun yang kami lihat sesuai dalam melawan pendudukan dan pertempuran akan terus berlanjut."

Namun Abu Ubaidah menolak berkomentar lebih lanjut terkait dengan senjata yang dimiliki oleh brigade Al-Qassam sambil mengatakan:" Sifat dari pertempuran adalah mengharuskan kami untuk tidak mengumumkan senjata yang kami miliki dan sejauh mana kemampuan militer dan persenjataan kami dan kami akan menggunakannya ketika mengusir setiap agresi yang mencoba masuk ke Gaza." Di sisi lain, Abu Ubaidah juga mendesak Mesir untuk berhenti membangun tembok baja di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza.

Namun dia menolak berkomentar mengenai penyelundupan senjata melalui jaringan terowongan bawah tanah, yang juga digunakan untuk menyelundupkan dari barang-barang komersial ke Gaza, akibat blokade yang diterapkan Israel secara tidak adil.

Hamas sendiri saat ini tengah menawarkan Israel pada kesepakatan pertukaran tahanan, yang akan membebaskan ribuan tahanan Palestina sebagai imbalan bagi dibebaskannya prajurit Israel Gilad Shalit yang ditangkap pada tahun 2006.(fq/imo)

================
sumber : eramuslim




Selengkapnya...

Selasa, 22 Desember 2009

Israel Pusing oleh Tawaran Hamas

Pertukaran tahanan yang disyaratkan Hamas untuk membebaskan Gilad Shalit ternyata cukup membuat para pejabat tinggi Israel pusing. Sulit bagi Israel untuk menerima persyaratan Hamas demi membebaskan satu orang prajuritnya yang sudah tiga tahun berada dalam tawanan para pejuang Palestina. Rapat marathon antara PM Israel Benjamin Netanyahu dan tujuh menteri bidang keamanannya sejak hari Minggu (20/12) dan baru berakhir Selasa dinihari, tidak menghasilkan kesepakatan apapun alias menemui jalan buntu apakah Israel akan menerima syarat pertukaran 1.000 tahanan Palestina yang diajukan Hamas untuk membebaskan Shalit.

Laporan Al-Jazeera dari Yerusalem menyebutkan bahwa terjadi perdebatan keras dalam rapat kabinet yang berlangsung selama hampir 48 ham itu. Selama rapat, terjadi sedikitnya lima kali break karena tidak juga tercapai kesepakatan dan tetap menemui jalan buntu sampai rapat berakhir.

Dan dalam pernyataan resmi usai rapat kabinet tersebut, kantor perdana menteri Israel hanya menginstruksikan agar tim negosiasi pembebasan Shalit melanjutkan upayanya untuk memulangkan Shalit dengan selamat.

Di tengah berlangsungnya rapat kabinet, Netanyahu sempat menemui orangtua Shalit yang meminta agar para menteri Israel menerima tawaran pertukaran tawanan yang diajukan Hamas untuk membebaskan puteranya.

"Saya berharap mereka menghasilkan keputusan hari ini. Mereka pasti tahu bahwa keputusan ini akan menentukan nasib Shalit apakah akan tetap hidup atau mati," kata Aviva Shalit, ibu Gilad Shalit.

Pada saat yang sama, di luar kantor perdana menteri Israel, puluhan pengunjuk rasa mendesak kabinet Netanyahu untuk membuat kesepakatan pertukaran tawanan dengan Hamas. (ln/aljz)

================
sumber; eramuslim


Selengkapnya...

Muhammad Hamidullah, Penyebar Benih Dakwah Islam di Prancis

Nama Muhammad Hamidullah dikenal lewat karya-karyanya berupa buku-buku Islam yang ditulisnya. Tapi bagi generasi muda Muslim di Prancis, sosok Hamidullah merupakan sosok intelektual Muslim yang menjadi misteri.
Ketika Hamidullah tiba di Paris tahun 1946, isu-isu tentang Islam sudah menjadi bahan pembicaraan kalangan intelektual yang disegani di Paris, seperti Louis Massignon, Jacques Berque, Henri Laoust dan Régis Blancher. Pada tahun 1947, Blancher bahkan sudah menerjemahkan terjemahan Al-Quran ke dalam bahasa Prancis.

Tapi, seperti pakar-pakar Islam di Barat, Blancher bukan seorang muslim. Dan seperti di negara-negara sekuler pada umumnya, pandangan para akademisi non-Muslim tentang isu-isu Islam selalu menarik tapi tidak lengkap karena mereka tidak bisa merasakan pengalaman spiritual dalam melaksanakan ajaran-ajaran Islam yang paling mendasar.

Latar belakang Hamidullah yang berasal dari keluarga muslim tradisional dengan budaya akademis yang kuat sebagai lulusan Universitas Osmania di Hyderabad, India, membuat kehadirannya memperkaya khasanah pemikiran kalangan intelektual di Prancis tentang isu-isu Islam.

Selama 23 tahun Hamidullah bekerja sebagai peneliti profesional di French National Scientific Research Centre (CNRS). Di lembaga itu ia menjadi direktur riset, setaraf dengan posisi seorang profesor di universitas.

Tahun 1959, ia membuat terjemahan Al-Quran dalam bahasa Prancis dan menjadi terjemahan Al-Quran pertama yang ditulis seorang muslim di Prancis. Hamidullah juga melakukan riset tentang kehidupan Rasulullah Muhammad Saw (Sirah) dan mengumpulkan hasil risetnya dalam buku berjudul “Le Prophète de l’islam" (Nabi Islam).

Buku itu merupakan buku terlengkap tentang kehidupan Rasulullah yang ditulis dalam bahasa Prancis. Dalam pengantar buku tersebut, Hamidullah menulis bahwa buku itu adalah hadiah untuk Prancis yang telah menerimanya sebagai tamu.

Profesor Hamidullah juga aktif dalam dialog-dialog tentang Muslim-Kristiani dengan Louis Massignon, yang menulis pengantar di terjemahan Al-Quran yang disusun Hamidullah. Selain aktif dalam dialog, Hamidullah juga mendirikan Islamic Cultural Centre (CCI) di Paris.

Selama 50 tahun tinggal di Paris, Hamidullah mengabdikan dirinya dalam bidang pengajaran agama Islam lewat riset-riset yang dilakukannya. Ia selalu menghindari ikut terlibat dalam polemik tentang kehadiran komunitas Muslim di tengah masyarakat Barat yang kerap muncul.

Pada mereka yang menyerang pandangan-pandangannya, Hamidullah punya jawaban khas "Saya tahu Anda pasti tidak sepakat dengan saya" dan polemik pun berakhir. Tapi ketika ia tidak bisa menghindar dari sebuah kontroversi, Hamidullah lebih senang menuliskan pandangan-pandangannya dalam bentuk buku dimana ia merahasiakan namanya.

"Saya punya alasan yang islami untuk tidak mencantumkan nama saya pada buku-buku itu. Saya menulis buku dalam bahasa Inggris dan Prancis. Ide bagus jika buku-buku itu diterjemahkan dalam bahasa Jerman, Arab, Indonesia bahwa Italia agar bisa disebarluaskan di Vatikan ..." jawab Hamidullah seperti dikutip dari buku “Muhammed Hamidullah, Hocam’dan Mektuplar" karya Ihsan Sürreya Sırma, ketika ditanya mengapa ia menulis buku dan tidak mencantumkan namanya sebagai penulis.

Hamidullah lahir pada 9 Februari 1908 dan wafat pada 17 Desember 2002 di Jacksonville, Florida, AS. Selama hidupnya, ia menulis lebih dari 130 judul buku yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa antara lain bahasa Inggris, Jerman, Arab, Turki dan Urdu.

Tapi hari ini, cuma dua bukunya yang bisa ditemui di toko-toko buku di Prancis. Sementara di Turki, lebih dari 20 buku karya Hamidullah bisa dengan mudah dibeli di toko-toko buku.

Pribadi yang Misterius

Meski banyak menghasilkan karya yang menjadi bahan diskusi kalangan terpelajar dan berperan besar dalam dakwah Islam di Prancis, sampai tujuh tahun setelah wafatnya, sosok Hamidullah tetap menjadi pribadi yang misterius di kalangan intelektual Prancis.

Hanya sedikit orang yang bisa bicara secara personal dengan Hamidullah. Ia selalu menolak publikasi media dan menolak difoto. Setiap melakukan konferensi pers, Hamidullah selalu melarang penggunaan kamera.

Satu-satunya peristiwa dimana ia mengijinkan para wartawan dan juru kamera mengambil gambarnya adalah ketika ia hadir dalam aksi unjuk rasa atas penangkapan Imam Masjid Adda'wa, masjid kedua terbesar di Paris dan sering dikunjungi Hamidullah jika ada undangan pernikahan atau jika ada yang akan masuk Islam.

Peristiwa itu terjadi tahun 1994 dan aksi protes bukan hanya dilakukan oleh pemuka muslim di Prancis tapi juga para pemuka agama lain seperti pendeta dan rabbi.

Panitia aksi protes sempat panik ketika Hamidullah yang hadir dalam aksi tersebut naik ke atas panggung. Pihak pengamanan dibuat sibuk meminta para fotografer dan juru kamera yang meliput acara itu untuk tidak mengambil gambar.

Tapi Hamidullah menenangkan panitia dan membiarkan para juru foto dan juru kamera televisi mengambil gambarnya saat ia berorasi.

Saking misterius dan jauhnya sosok Hamidullah dari publikasi media. Banyak spekulasi bermunculan tentang darimana sebenarnya asal-usulnya. Masyarakat Prancis menganggap Hamidullah adalah keturunan Arab atau Afrika Utara.

Komunitas Pakistan mengklaim Hamidullah asli Pakistan dan menolak klaim orang-orang India bahwa Hamidullah kelahiran India. Uniknya, di Turki, sebagian Muslim Turki meyakini bahwa Hamidullah orang Turki.

Hamidullah sendiri punya jawaban khas tiap kali ditanya apa kebangsaannya. "Saya datang dari surga. Ibu saya Hawa dan ayah saya Adam," begitulah jawaban Hamidullah. Tapi di buku "Abraham", Hamidullah memperkenal dirinya sebagai orang India yang lahir di Hyderabad tahun 1948 dan menuntut ilmu di Universitas La Sorbonne, Prancis. "Saya seorang intelektual muslim Sunni yang berminat pada masalah-masalah sains," tulisnya.

Seorang filsuf Prancis René Guénon yang masuk Islam memberikan komentar tentang Hamidullah. Ia mengatakan, Hamidullah tidak membanding-bandingkan antara Timur dan Barat. "Dia melihat Islam sebagai karunia bagi seluruh umat manusia.

Dengan mengabdikan dirinya pada riset-riset ilmiah tentang Islam dan menuliskan hasilnya dalam berbagai bahasa asing, Profesor Hamidullah telah menyemai benih-benih intelektualitas di Prancis, meski pribadinya sangat misterius hingga kini," kata René Guénon yang sejak menjadi seorang muslim menetap di Mesir. (ln/zaman/isc)

=================
sumber : eramuslim

Selengkapnya...

Senin, 30 November 2009

Taliban Tolak Tawaran Dialog Karzai


Pihak Taliban menolak tawaran presiden Afganistan Hamid Karzai untuk berdialog, terkait pembicaraan strategi baru presiden AS Barack Obama terhadap Afganistan.

Pernyataan penolakan ini disampaikan oleh pemimpin Taliban Mullah Mohammad Umar pada hari Rabu lalu (25/09). Penolakan ini kemudian dirilis oleh berbagai media, terutama melalui jaringan internet.
Dalam Peryataanya Mullah Umar Mengatakan, "Rakyat Afghanistan tidak akan setuju mengadakan perundingan, karena hanya akan memperpanjang dan melegalisasi kehadiran militer penjajah." Selaitu itu ia juga menuding pasukan asing, "mencoba memanfaatkan strategi negosiasi untuk mencapai tujuan-tujuan kolonial mereka."

Peryataan ini juga merupakan tanggapan Taliban terhadap pidato Hamid Karzai saat ia dilantik sebagai presiden Afganistan yang kedua kalinya untuk lima tahun ke depan. Dalam pidoto pelantikannya itu Karzai pernah menyampaikan, bahwa ia berencana akan melakukan perundingan dengan Taliban sebagai langkah solutif selesaikan konflik Afganistan. Selain itu Karzai juga memastikan akan mengadakan pertemuan dengan dewan suku Loya Jirga. Di akhir pidatonya Karzai menegaskan akan menyambut baik pemberontak, asalkan mereka meninggalkan kekerasan.

Strategi Baru Obama untuk Afganistan

Pernyataan Taliban tersebut, bertepatan dengan pengumuman gedung putih bahwa presiden Barack Obama akan mengungkapkan minggu ini, strategi baru AS di Afghanistan.

Sebagaimana dijadwalkan, Obama menyampaikan pidatonya, pada Selasa malam lalu di Akademi Militer di West Point, New York.

Sejak September lalu, Obama telah mengadakan sepuluh kali pertemuan dengan penasehat militer, untuk mempertimbangkan pilihan penambahan pasukan, demi mengatasi situasi keamanan yang memburuk di Afghanistan. Hasilnya Obama memutuskan akan menambah pasukannya lagi sebesar 4.000 pasukan di Afganistan, untuk melawan Taliban.

Ancaman NATO untuk AS
Masih dalam masalah senada, NATO kemungkinan besar tidak melakukan pengiriman pasukan tambahan ke Afghanistan setelah Obama mengumumkan keputusannya Minggu ini terkait penambahan pasukan AS di Afganistan.

Dalam jumpa pers di Brussel, juru bicara NATO James Opature mengatakan, "Sekretaris NATO Jenderal Anders Fogh Rasmussen akan meminta anggota NATO untuk merespon secara tepat. NATO tidak mungkin berpacu dengan pasukan Amerika yang jumlahnya terus meningkat di Afghanistan."

Opature juga menambahkan, bahwa NATO akan berpikir panjang untuk mentaati keinginan Barack Obama dalam penambahan pasukan ke Afganistan. (sn/alj/mj)

=============
sumber ;eramuslim



Selengkapnya...

Betul, Traore, Tato Tidak Boleh Dalam Islam!


Nama Armand Traore mungkin tidak setenar Nicolas Anelka atau Robin van Persie dalam jagat sepakbola dunia. Tapi bersama dengan kedua orang itu, Arman Traore adalah seorang pesepak bola Muslim di Liga Primer Inggris.

Ada sesuatu yang lain sekarang dalam cara berpikir gelandang klub Arsenal yang mulai sering dimainkan oleh pelatih Arsene Wenger.Ia akan menghapus seluruh tato di tubuhnya. Alasannya, karena Islam—sebagai agamanya—telah melarang tato di sekujur tubuhnya.

"Saya akan menjalani operasi pada akhir musim untuk menghilangkan tato," katanya kepada Arsenal Matchday.

"Saya berencana untuk melakukannya di musim panas. Mereka (para dokter) akan menempatkan saya di bawah anestesi dan kemudian melakukan itu semua, dan ketika saya terbangun semuanya akan lenyap.

"Perlu sedikit waktu pemulihan jadi saya akan melakukannya pada akhir musim sepak bola."

Traore, 20, merasa bahwa memiliki tato dalah kesalahan besar, dan ia menyesal untuk itu.

"Kalau saya telah menjalani agama saya dengan benar sebelum saya memiliki tato, saya tidak akan pernah memiliki tato," jelasnya.

"Saya pikir itu salah satu kesalahan terbesar dalam hidup saya, tapi saya akan mencoba memperbaikinya.

"Saya telah mendapatkan manfaat agama saya secara pribadi dan dalam karir saya. Saya selalu menjadi seorang muslim tetapi saya tidak benar-benar berlatih untuk itu, saya hanya berkata kepada orang-orang ‘saya seorang Muslim '. Ini merupakan perkembangan secara bertahap. " Betul, Armand. Tato memang dilarang dalam Islam. (sa/goal)

===============
sumber ;eramuslim




Selengkapnya...

Kontroversi Film 2012: Antara Fakta dan Mitos (Tamat)


Salah satu sebab bencana besar yang terjadi menimpa Bumi, seperti yang diperlihatkan oleh film 2012 dan juga film Knowing adalah meningkatnya aktivitas debu matahari di tahun tersebut. Hal ini sesuai dengan ramalan bangsa Maya yang ribuan tahun silam telah menyatakan jika mendekati tahun 2012, aktivitas debu matahari akan meningkat dan medan panasnya akan berimbas padapemanasan iklim planet-planet di dekatnya termasuk Bumi. Apakah badai matahari ini benar?

Ternyata, peningkatan badai matahari atau ada yang menyebutnya sebagai Tsunami Matahari adalah benar adanya. Banyak lembaga penelitian independen maupun yang dikelola pemerintah telah mengkonfirmasi hal ini.

LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) menyatakan jika pihaknya telah memantau fenomena 2011-2012 terkait peningkatan aktivitas badai matahari sejak tahun 1975, sedangkan dunia internasional telah melakukan hal itu sejak 1960-an. Prediksi peningkatan badai matahari yang berpuncak pada tahun 2011-2012 tersebut didasarkan pada pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di berbagai negara maju.

Badai matahari akan terjadi jika timbul flare dan Corona Mass Ejection (CME). Flare merupakan ledakan besar di atmosfer Matahari yang dahsyatnya sebanding dengan 66.000.000 kali ledakan bom atom Hiroshima yang merenggut nyawa 80.000 manusia seketika itu juga dan meracuni semua mahluk di lingkaran perimeternya selama puluhan tahun. CME sendiri akan melontarkan jutaan hingga miliaran partikel-partikel kecil yang tentu saja mengandung hawa sangat panas dengan kecepatan sekira 400 kilometer perdetik.

Badai matahari akan langsung mempengaruhi magnet dan atmosfir Bumi, yang selanjutnya akan menimbulkan dampak atau ganguan sangat serius di dalam sistem kelistrikan Bumi, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS), dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), dan sangat mungkin membahayakan kesehatan manusia, antara lain alat-alat kedokteran akan tergangu semisal alat pacu jantung.

Menurut perhitungan para ahli, miliaran partikel matahari itu akan tiba di lapisan ionosfer Bumi dalam waktu hanya empat hari. Mengantisipasi hal itu, LAPAN tengah membangun Pusat Sistem Pemantau Cuaca Antariksa Terpadu di pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN Bandung, Jawa Barat. Objek yang dipantau antara lain lapisan Ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio.

Dampak sangat serius badai matahari terhadap sinyal, satelit, dan semua alat elektronik yang mengandalkan udara sebagai penghantarnya, mengingatkan kita semua akan salah satu petunjuk Rasul Saw jika di hari akhir nanti semua peralatan elektronik akan lumpuh total dan manusia akan berperang kembali menggunakan pedang, panah, dan tombak. Apakah ini yang dimaksudkan Beliau Saw? Wallahu’alam bishawab.

Benua Afrika Selamat?

Di bagian akhir film 2012, dikatakan jika Benua Afrika terangkat dan selamat dari bencana tsunami raksasa. Afrika menjadi tempat perlindungan umat manusia dari bencana tersebut dan menjadi wilayah untuk memulai hidup dan peradaban yang sama sekali baru. Benarkah itu?

Apa yang dikatakan film 2012 tentang Benua Afrika memang diyakini sejumlah kelompok survivalis dunia. Mereka sejak bertahun-tahun lalu telah melakukan perpindahan, dari Eropa, Asia, Amerika, untuk memulai hidup baru di Afrika. Seperti halnya Robert Bast—pendukung hari kiamat berkewarganegaraan Australia pengelola situs Web Dire Gnosis yang didedikasikan untuk mengumumkan bencana 2012 mendatang—yang telah pindah ke Afrika (Lawrence E. Joseph; 2007).

Ironisnya, penelitian ilmiah tentang Afrika berkata sebaliknya. Pada 14 September 2005, hanya sehari setelah terjadi letupan kelas X kesepuluh pada matahari yang membubung dari matahari ke tata surya, terjadi gempa bumi hebat di Boina, wilayah terpencil di Ethiopia, yang kira-kira 430 kilometer di timur laut ibukota Addis Ababa. Gempa ini menimbulkan rekahan pada tanah sepanjang 60 kilometer. Semula kecil, namun kian lama rekahan ini kian lebar hingga tiga pekan berikutnya menjadi empat meter, dan terus melebar hingga sekarang. Para peneliti dari Ethiopia, Inggris, Perancis, Italia, dan Amerika Serikat yakin jika rekahan ini merupakan awal mula bagi proses pemecahan beua Afrika menjadi dua bagian atau lebih.

“Kami yakin tengah menyaksikan kelahiran cekungan laut baru,” ujar Dereje Ayalew, peneliti dari Universitas Addis Ababa. Ayalew memimpin satu tim peneliti multinasional yang beranggotakan delapan belas yang mengawasi Boina.

Lawrence E. Joseph menulis di dalam Apocalypse 2012, “(Jika Anda ingin mengetahui bencana besar ini), amati saja rekahan Boina baik-baik, hanya itu yang perlu saya katakan.”

Entah kebetulan atau tidak, bencana besar seperti yang dikisahkan dalam film 2012 juga berawal dari gempa bumi yang menyebabkan rekahan bumi yang tiba-tiba muncul dan memanjang dan terus membesar hingga mampu menenggelamkan kota. Bisa jadi, Roland Emerich, sang sutradara film tersebut terinspirasi oleh fenomena alam yang sangat tidak biasa yang terjadi di Ethiopia tersebut.

Umat Islam Akan Selamat Dari Kiamat

Siapa pun tidak akan menyangsikan jika hari kiamat itu akan terjadi dan kejadiannya akan amat sangat dahsyat dan mengerikan. Allah Swt sendiri di dalam kitab suci al-Qur’an telah memberikan gambaran kepada umat manusia tentang kedahsyatan hari kiamat tersebut di mana bumi digulung bagaikan permaidani, gunung-gunung beterbangan bagaikan kapas yang ditiup angin, dan sebagainya. Namun segala kengerian dan kedahsyatan tentang hari kiamat tersebut sama sekali tidak akan mengenai umat Islam seluruh dunia. Seluruh manusia yang masih bersyahadat di dalam hatinya, tidak akan mengalami kejadian mengerikan tersebut. Umur umat Islam akan habis sebelum terjadinya hari yang menakutkan tersebut.

Dalam proses tahapan hari akhir, Alah Swt dan Rasul Saw telah memberikan petunjuk bagi kaum Muslimin jika hari akhir itu akan terjadi sederetan peristiwa besar, seperti kemunculan Dajjal, Imam Mahdi dan turunnya kembali Nabi Isa a.s., terbunuhnya Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj, masa-masa aman, terbitnya matahari dari Barat dimana hari itu menjadi pembatas iman dan kufur, keluarnya binatang dari perut bumi yang dapat bicara, keluarnya asap, dan berhembusnya angin yang lembut dari Yaman (ada jga yang menyatakan dari Syam) yang mengakhiri umur umat Islam sedunia.

“Tiba-tiba Allah mengirimkan angin yang baik, lantas menerpa ketiak mereka (orang Muslim dan Mukmin), kemudian mengambil ruh tiap-tiap orang Muslim dan Mukmin, dan tingallah manusia-manusia jahat yang keadaannya kacau-balau seperti himar. Maka pada zaman itulah kiamat akan terjadi” (HR. Muslim, Bab Dzikru Dajjal 18:70).

Setelah seluruh kaum Muslimin meninggal semua diakibatkan bertiupnya angin lembut tersebut, maka barulah terjadi kiamat yang sangat dahsyat dan menakutkan. Semua manusia yang kufur dan musyrik akan mengalami hari yang mengerikan tersebut.

Semua orang Islam akan meninggal di hari akhir dengan penuh kelembutan, sangat beda dengan orang-orang kufar yang akan mengalami hari yang sangat menakutkan sebelum meninggal dunia. Sebab itu, satu-satunya ibrah yang bisa diambil dari film-film tentang hari akhir adalah hendaknya kita semua kembali ke jalan yang benar, yang diridhoi Allah Swt. Hanya Alah Swt Yang Maha Tahu Segala Sesuatunya di alam semesta ini. (Tamat/ridyasmara)

==============

sumber ; eramusli




Selengkapnya...

Kontroversi Film 2012: Antara Fakta dan Mitos (2)


Dalam film 2012 disebutkan jika bencana besar sudah diramalkan oleh berbagai suku kuno dunia seperti Maya, Hopi, dan juga bangsa China yang mana Kitab I-Ching juga menyebutkan. Ini benar adanya. Hanya saja kita juga harus tahu jika ramalan suku Maya terkait sistem penanggalan sonarnya sampai sekarang tidak diwariskan secara lengkap.

Sejarah mencatat, ekspansi Katolik Spanyol pada tahun 1519 atas titah Vatikan terhadap wilaah Amerika Tengah di mana Bangsa Maya hidup disertai dengan pembantaian besar-besaran dan pembakaran atas ribuan manuskrip atau kodeks Maya asli. Setelah ribuan kodeks itu terbakar barulah diketahui jika bangsa Maya memiliki keistimewaan dalam hal perhitungan perbintangan dan alam semesta. Sebab itu Vatikan mengirim kembali Pastor Diego de Landa yang tadinya bertanggungjawab atas pembakaran itu kembali ke Guatemala untuk menghimpun sisa-sisa kodeks yang belum terbakar dan menghimpunnya ke dalam satu buku.

Jelas hal ini bukan upaya yang mudah. Hasilnya adalah buku yang diberi judul Relacion de las cosas de Yucatan (Yucatan Sebelum dan Sesudah Penaklukan) yang sangat banyak distorsi budaya dan fakta. Salah satunya di dalam kalimat pembuka jika bangsa Maya telah memuja Yesus ketika ditemukan, padahal ini suatu kedustaan besar. Meski demikian, sampai saat ini buku tersebut diakui Barat sebagai buku teks pertama tentang bangsa Maya dalam bahasa Barat. Buku tersebut sampai sekarang menjadi basis bagi penelitian terhadap bangsa Maya, dan segala distorsi dan kepalsuannya pun otomatis ikut berkembang dan beranak-pinak. Demikian catatan dari Lawence E. Joseph “Apocalypse 2012” (2007).

Walau demikian, belakangan masih diketemukan berbagai macam kodeks asli Maya yang berhasil diselamatkan dari pembakaran Gereja Vatikan dan luput dari rampasan Pastor Diego de Landa. Berbagai kodeks itu dibawa lari sebagian para tetua ke gunung-gunung dan selamat sampai kini. Dan dari kodeks yang selamat ini membenarkan ramalan Maya jika 2012 merupakan tahun penuh kejutan bagi pergerakan alam semesta, walau suku Maya tidak menyebutnya sebagai kiamat.

Bahtera Nabi Nuh Modern

Di dalam film 2012 digambarkan jika badan dunia dalam hal ini Delapan Negara Paling Maju Dunia atau yang lebih populer disebut dengan nama “G-8”, telah menyiapkan satu mega-proyek untuk mengantisipasi bencana besar tahun 2012 dengan membuat sejumlah kapal super besar, super kuat, dan super modern sebagai bahtera Nabi Nuh Abad Millenium.

Mega proyek ini dibangun di dalam wilayah kekuasaan Republik Rakyat China (RRC) namun Amerika tetap digambarkan sebagai komandannya. Disini ada sejumlah mitos dan ada sejumlah kebenaran.

Yang termasuk mitos, atau katakanlah sampai saat ini belum ada keterangan resmi tentangnya adalah mega proyek pembuatan sejumlah kapal super besar, super kuat, dan super modern yang dikatakan sebagai Bahtera Nuh Abad Millenium. Fakta yang ada adalah memang benar ada mega proyek yang dikerjakan komunitas internasional sebagai antisipasi bencana besar di masa depan yang mengancam bumi, namun bukan berbentuk “galangan kapal raksasa” melainkan berbentuk kubah raksasa yang dibangun ratusan meter di dalam perut gunung es di belahan bumi bagian utara.

Doomsday Vault

Doomsday Vault merupakan bangunan raksasa berbentuk kubah yang sangat kokoh yang dibangun di dalam perut bumi, berada di kedalaman 127,5 meter di perut sebuah gunung es di Kepulauan Svalbard-Norwegia, 1100 kilometer dari pusat Antartika.

Kubah ini akan menyimpan cadangan bibit dari ratusan bank benih dari seluruh dunia. Kapasitas penyimpanannya mencapai 4,5 juta sampel benih. Menurut keterangan resmi, Kubah Kiamat ini hanya menyimpan benih tumbuhan dan hewan, namun tak tertutup kemungkinan, “Bahtera Nuh Abad Millenium” berbentuk kubah raksasa ini juga menyimpan benih manusia pilihan guna menghadapi bencana besar yang diyakini bakal menimpa bumi di masa depan.

Pada hari Selasa, 26 Februari 2008, proyek senilai US$9,1 juta ini resmi difungsikan dengan kehadiran sejumlah tokoh dunia di lautan es beku tersebut. Yang hadir antara lain Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg, Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso, dan Penerima Nobel Perdamaian 2004, Wangari Maathai dari Kenya. Global Crop Diversity Trust, lembaga yang didanai FAO (Food and Agriculture Organization)—lembaga pangan di bawah PBB—dan Biodiversity Internasional yang berbasis di Roma-Italia merupakan inisiator dari megaproyek ini. Walau tidak pernah mengakui, banyak kalangan sangat yakin jika Tahta Suci Vatikan merupakan inisiator utama mega proyek ini.

Manusia Terpilih

Konsep manusia terpilih atau Manusia Pilihan atau Ras Pilihan merupakan satu konsep rasisme. Orang-orang yang percaya pada konsep ini disebut sebagai Rasialis. Dewasa ini, Zionisme merupakan satu-satunya paham pendukung rasisme paling kuat dan paling jahat yang ada di muka bumi, di mana ideologi ini berinduk pada satu kitab iblis bernama Talmud yang sarat dengan ayat-ayat rasis, bukan saja terhadap sesama manusia, namun juga banyak melecehkan peran dan keberadaan tuhan mereka sendiri.

Dalam film 2012 diperlihatkan jika hanya orang-orang super kaya, segelintir kaum ningrat dan berkuasa dunia, yang disebut memiliki Green Card atau Paspor Hijau, yang akan diselamatkan oleh Bahtera Nuh abad Millenium dari bencana besar yang melanda bumi. Sedangkan miliaran “manusia biasa” sengaja dikorbankan dan dibiarkan mati dalam ketakutan. Benarkah ada konsep Manusia Terpilih dalam kehidupan sehari-hari dewasa ini?

Harus diakui, konsep ini memang ada dan memang menjadi salah satu induk keyakinan kaum ningrat dunia yang biasa disebut sebagai kaum Globalis (Campuran dari Zionisme—Fabianisme yang sama-sama menuhankan Lucifer). Mereka percaya jika manusia tidaklah sederajat. Dalam Tata Dunia Baru (The New World Order) yang mereka bangun dan sekarang nyaris telah mewujud sempurna, umat manusia hanya menjadi dua golongan: Pertama, golongan Tuan yakni mereka sendiri, dan Kedua, golongan budak, yakni miliaran manusia diluar kelompok mereka. Tidak dikenal adanya kelompok menengah.

Talmud dalam hal ini juga mengatakan di dalam salah satu ayatnya jika hanya ras Yahudi-lah yang pantas dianggap sebagai manusia sedangkan ras lainnya dianggap sederajat dengan hewan. Berikut sebagian kecil ayat-ayat Talmud:

“Hanya orang-orang Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non Yahudi bukanlah manusia, melainkan binatang.” (Kerithuth 6b hal.78, Jebhammoth 61a)

“Orang-orang non-Yahudi diciptakan sebagai budak untuk melayani orang-orang Yahudi.” (Midrasch Talpioth 225)

“Angka kelahiran orang-orang non-Yahudi harus ditekan sekecil mungkin.” (Zohar II, 4b)

“Orang-orang non-Yahudi harus dijauhi, bahkan lebih daripada babi yang sakit.” (Orach Chaiim 57, 6a)

“Di mana saja mereka (orang-orang Yahudi) datang, mereka akan menjadi pangeran raja-raja.” (Sanhedrin 104a)

“Setiap orang Yahudi boleh menggunakan kebohongan dan sumpah palsu untuk membawa seorang non-Yahudi kepada kejatuhan.” (Babha Kama 113a)

“Kepemilikan orang non-Yahudi seperti padang pasir yang tidak dimiliki; dan semua orang (setiap Yahudi) yang merampasnya, berarti telah memilikinya.” (Talmud IV/3/54b)

“Orang Yahudi boleh mengeksploitasi kesalahan orang non-Yahudi dan menipunya.” (Talmud IV/1/113b)

“Orang Yahudi boleh mempraktekan riba terhadap orang non-Yahudi.” (Talmud IV/2/70b)

“Ketika Messiah (Raja Yahudi Terakhir atau Ratu Adil) datang, semuanya akan menjadi budak-budak orang-orang Yahudi.” (Erubin 43b)

Sejarah dunia, mungkin tanpa kita sadari, memang mengarah ke sana, ke dalam pembentukan pemerintahan satu dunia di mana Amerika Serikat menjadi adi daya, tuan, bagi semua bangsa di dunia. Agama-agama langit harus dihancurkan dan diganti dengan agama baru bernama “Pluralisme dan Humanisme”.

Dalam hal ini, kampanye Pluralisme dan Humanisme, menjadi agenda perjuangan kaum liberalis seluruh dunia. Di Indonesia kita mengenal Jaringan Islam Liberal (JIL) yang bergerak di bidang pemikiran dan pendidikan, dan kelompok Neo-Liberal (NeoLib) yang bergerak di bidang ekonomi-politik. Keduanya sama saja. Dan seluruh elemen pendukungnya merupakan pelayan-pelayan Lucifer atau Dajjal. Mereka biasanya memakai kedok atau topeng, sehingga biasanya mampu menipu rakyat kebanyakan, walau segelitir kaum intelektual yang kritis tetap saja tidak bisa dibohongi. (bersambung/ridyasmara)

=====================
sumber :eramuslim




Selengkapnya...

Kontroversi Film 2012: Antara Fakta dan Mitos (1)


Jarum jam baru menunjuk angka 11 kurang sedikit. Mega Bekasi XXI, gedung bioskop dengan tujuh ruang pertunjukan, yang berada di lantai V Mega Bekasi Hyper Mall yang terletak di depan pintu tol Bekasi Barat belum dibuka pintunya. Namun ratusan orang tua-muda sudah memadati halaman depan yang sempit. Walau ruangan memiliki fasilitas air-conditioner, namun udara tetap terasa gerah. Saking penuhnya, tidak ada tempat untuk sekadar duduk meluruskan kaki.

Pukul 11.05 wib, tiga pintu kaca serentak dibuka. Ratusan penonton berhamburan saling-berlomba antri di depan loket tiket yang juga masih tutup. Antrean mengular jauh ke belakang. Salah seorang petugas keamanan kepada eramuslim.com mengaku jika jumlah penonton film “2012” besutan sutradara Hollywood kelahiran Jerman, Rolland Emerich, memecahkan rekor jumlah penonton selama ini.

“Jumlah penonton Harry Potter dan Laskar Pelangi yang banyak itu belum ada apa-apanya dibanding antusiasme penonton sekarang yang ingin menyaksikan film 2012 itu,” ujar petugas bioskop sambil mengatur antrean yang kian panjang.

Membludaknya jumlah penonton yang ingin menyaksikan film yang biaya produksinya menelan biaya US $260 juta ini bukan hanya terjadi di Mega Bekasi XXI saja, namun nyaris terjadi di semua gedung bioskop yang memutarnya di seluruh dunia. Wajar saja jika dalam hitungan hari, laba yang diraup oleh produsernya amat banyak. Hanya dalam waktu tiga hari, film yang dibintangi aktor John Cusack ini nyaris sudah mendekati break event point, yakni meraup pendapatan sebesar US $225 juta.

Menurut hemat penulis, gegar film 2012 sebenarnya mengherankan karena film ini tidak beda jauh dengan film-film bertema sama yang lebih dahulu tayang seperti film The Day After Tomorrow (2004) dan Knowing (2009). Hanya saja patut diakui jika di film 2012, spesial efeknya memang lebih canggih ketimbang film-film lainnya. Sedangkan alur cerita dan plot bisa dibilang tidak ada yang baru.

Sebab itu, antusiasme penonton di seluruh dunia terhadap film ini sangat mungkin lebih disebabkan kontroversi tema yang menjadi fokus utama dari film yang digarap selama enam bulan di Vancouver-Kanada tersebut ketimbang isi filmnya sendiri. Apalagi ditambah dengan adanya segelintir tokoh masyarakat yang terprovokasi dengan film biasa ini dan menyerukan agar pemerintah melarang pemutarannya, seperti yang terjadi di Malang, Jawa Timur.

Padahal kita sudah ketahui bersama, jika logika masyarakat kita sekarang ini “rada aneh”: semakin dilarang, maka produk itu semakin dicari dan makin laku. Larangan hanya akan menambah popularitas film ini sendiri. Hasilnya justru akan kontraproduktif.

Dan satu lagi, ada logika yang “tidak nyambung” di sini. Film 2012 jelas-jelas dibuat oleh Hollywood yang notabene bukan diproduksi oleh sineas-sineas Muslim, jadi pangsa pasarnya ya pangsa pasar sekular, demikian juga visi dan misinya. Adalah amat naif jika kita mengharapkan film yang dibuat oleh kaum kufar tersebut bisa mengandung nilai-nilai Islam. Orang-orang kufar akan dengan mudah menjawab, “Mengapa kalian bisanya mencela tapi tidak bisa berkarya seperti kami?” Kita harus berendah hati untuk mengakui jika kita memang tertinggal sangat jauh dalam hal penguasaan teknologi perfilman dibandingkan dengan mereka, juga dalam banyak bidang lainnya.

Jika pun yang harus disalahkan dengan lolosnya film-film yang dianggap tidak benar di negara ini, maka bukan film dan produsernya yang harus digugat, tetapi para pejabat di negara ini yang membawahi dan bertanggungjawab atas peredaran film di Indonesia-lah yang harus dimintai keterangannya, mungkin masyarakat harus meminta keterangan kepada Menkominfo atau Menbudpar.

Nah, daripada kita berpolemik yang tak berkesudahan, ada baiknya kita secara jernih menilai, memilah film 2012 ini, dan memisahkannya antara fakta ilmiah, dengan mitos yang disisipkan di dalam film tersebut. Dan kita juga harus memberi pemahaman kepada saudara-saudara kita sesama umat Islam tentang proses hari akhir—dimana hari kiamat menjadi salah satu tahapannya—sesuai dengan pemahaman Islam yang lurus. Mari kita simak paparan di bawah ini:

Ramalan Suku Maya Soal 21.12.2012

Isu tentang “Kiamat 2012” sangat terkait dengan ramalan suku Maya sebagaimana digambarkan dalam salah satu penanggalan kunonya yang menyatakan jika pada 21 Desember 2012 akan terjadi pergantian abad yang ditandai dengan “pembersihan bumi”. Dalam peristiwa ini, umat manusia akan memulai satu abad yang sama sekali baru. Ramalan suku Maya memang sangat diperhatikan banyak kalangan, dari akademisi hingga kalangan supranatural, disebabkan bangsa ini memang terkenal dengan keakuratan sistem penanggalannya.

Lawrence E. Josep, CEO Aerospace Consulting Corporation yang berbasis di New Mexico, di dalam bukunya yang terkenal “Apocalypse 2012” (2007) dengan penuh kekaguman menulis, “Tanpa bantuan teleskop atau peralatan lain, astronom Maya memperhitungkan lamanya satu bulan lunar adalah 29,53020 hari—hanya berbeda 34 detik dari apa yang sekarang kita ketahui sebagai jangka aktualnya: 29,53059 hari. Secara keseluruhan, banyak orang percaya kalender Maya berusia duaribu tahun itu lebih akurat dibanding kalender Gregorian berusia limaratus tahun yang kita gunakan sehari-hari.”

Dan apa yang diramalkan bangsa Maya ribuan tahun silam ternyata juga banyak diprediksi oleh bangsa-bangsa lain, misalnya kitab suci bangsa China I-Ching yang juga menunjuk tahun 2012 sebagai hari kiamat, dan sekarang juga dijadikan patokan bagi banyak kalangan akademisi untuk menunjuk suatu perubahan drastis bagi kehidupan di bumi.

“Prediksi di Nature—mungkin jurnal paling dihormati di dunia—menyatakan bahwa paling tidak tigaperempat spesies di Bumi akan musnah setiap 62 sampai 65 juta tahun. Sudah 65 juta tahun sejak bencana Cretaceous-Tertiary memusnahkan dinosaurus, berarti sudah waktunya kita menghadapi malapetaka besar yang tak diragukan lagi akan menurangi paling tidak setengah populasi kita,” tulis Lawrence E. Joseph.

Benarkah Suku Maya menyatakan 21 Desember 2012 sebagai Hari Kiamat? Ternyata tidak demikian. Masih menurut Lawrence E. Joseph, yang juga dikuatkan oleh peneliti-peneliti sistem penanggalan Maya dunia lainnya seperti Jose Arguelles, Ph.D; Robert K. Stiller; dan lain-lain, mereka menyatakan jika di paruh akhir tahun 2012 yang akan terjadi bukanlah kiamat dalam artian musnahnya seluruh umat manusia dan kehidupan di bumi, namun lebih merupakan satu perpindahan zaman yang entah benar atau tidak, akan diwarnai oleh bencana alam yang hebat.

Soal bencana alam yang akan terjadi satu-dua tahun ke depan, beberapa lembaga penelitian dunia yang secara intens mengamati dan mempelajari denyut alam semesta memang memperkirakan (bukan meramalkan) akan terjadinya sejumlah peningkatan aktifitas alam semesta, antara lain peningkatan aktifitas matahari yang intensitasnya sangat mencemaskan.

Salah satu ahli dalam hal ini, Sami Solanki dari Max Plank Institute for Solar System Research yang bermarkas di Katlenburg-Lindau, Jerman, menyatakan jika perilaku matahari sekarang ini sangat enerjik. “Matahari jauh lebih aktif saat ini dibanding kapan pun selama 11.000 tahun terakhir atau akhir dari zaman es terakhir!”

Para ahli banyak yang beranggapan jika masa melelehnya es di zaman es terakhirlah yang menyebabkan banjir besar di seluruh dunia dan kita mengenalnya dalam kisah Nabi Nus a.s. Umat Kristen menyebutnya sebagai Noah. Dan salah satu pemain utama dalam film 2012, anak lelaki dari John Cusack, juga bernama Noah. (bersambung/ridyasmara)
=============

sumber : eramuslim





Selengkapnya...

Senin, 23 November 2009

Israel Dibalik Kekisruhan Dalam Negeri Pakistan

Analis AS Jeff Gates mencurigai keterlibatan Israel dalam kekisruhan politik dan sejumlah aksi-aksi kekerasan yang terjadi di negara Pakistan. Menurut Gates, Israel sengaja ingin mengganggu stabilitas Pakistan, salah satu negara di
Asia yang memiliki fasilitas pengembangan nuklir ini, sebagai bagian dari kebijakan ekspansi kaum nasionalis Yahudi.

Dalam analisanya Gates menyatakan bahwa Israel melakukan taktik manipulasi untuk mengganggu stabilitas dalam negeri Pakistan dengan tujuan akhir, perang sesuai dengan motto badan intelejen Israel, Mossad "kobarkan kan perang dengan cara manipulasi".

Aliansi Indo-Israel

Gates menyatakan, sepak terjang para agen dan provokator Israel di Pakistan dimulai dalam peristiwa terbunuhnya mantan perdana menteri Pakistan Benazhir Bhutto pada bulan Desember 2007. Mark Spiegel, seorang Yahudi yang menulis buku biografi Bhutto dan seorang pelobi Zionis memainkan peranannya dengan meyakinkan para diplomat AS bahwa kembalinya Bhutto adalah satu-satunya cara yang bisa dijadikan alasan untuk menjaga stabilitas dan mempertahankan posisi Pervez Musharraf di kursi kepresidenan Pakistan.

Israel tidak terlalu menyukai Bhutto yang selama dua masa jabatannya sebagai perdana menteri Pakistan dianggap memberikan dukungan pada kelompok Taliban. Bhutto juga dinilai telah memicu konflik dengan India terkait masalah Kashmir sehingga mendorong Israel yang selama ini menjalin aliansi dengan India atau yang dikenal dengan aliansi Indo-Israel, mengirimkan bantuan artilerinya pada India pada masa konflik di kawasan Kirpal, Kashmir.

Aliansi itu terus berlanjut hingga sekarang. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sempat melontarkan pernyataan bahwa "hubungan Israel dengan India, tidak terbatas dan Israel menjadi pemasok senjata-senjata pertahanan taktis bagi India.

Tentu saja jika Bhutto menjadi ancaman bagi Israel jika kembalinya Bhutto ke panggung politik mendapatkan dukungan dari rakyat Pakistan. Tapi Musharraf sendiri ketika itu membuat Tel Aviv berang karena melontarkan pernyataan bahwa resolusi atas konflik Israel-Palestina sangat esensial, karena resolusi yang sama bisa digunakan untuk menyelesaikan konflik di Irak dan Afghanistan.

Terbunuhnya Bhutto yang menimbulkan krisis di Pakistan dimanfaatkan Israel yang terlanjur kesal dengan pernyataan Musharraf untuk menumbangkannya dari kursi kepresidenan Pakistan. Diangkatlah sosok Asif Ali Zardari, suami Bhutto yang dikenal korup, sebagai presiden Pakistan pengganti Musharraf lewat aliansi dengan AS.

Kebencian Israel pada Pakistan semakin menjadi-jadi, ketika terjadi insiden serangan teroris ke sebuah hostel Yahudi di Mumbai yang dikelola oleh sekte Yahudi ultra otodok, Chabad Lubavitch. Kelompok teroris yang melakukan serangan itu diduga berasal dari Pakistan. Atas peristiwa itu, dari Tel Aviv , Menlu Israel ketika itu Tzipi Livni dengan geram mengatakan "dunia kita sedang diserang" dan Israel akan membentengi keamanan institusi-institusi Yahudi di seluruh dunia.

Setelah peristiwa Mumbai, Pakistan mengintensifkan operasi militernya untuk memburu anggota Taliban. Tapi di sisi lain, Presiden Pakistan Asif Ali Zardari membuat kesepakatan dengan Taliban dengan mengijinkan pemberlakukan hukum syariah di wilayah yang menjadi basis Taliban.

Kebijakan Pakistan yang dianggap toleran terhadap "ekstrimis Islam" dianggap sebagai ancaman oleh sekutu dekat Pakistan, AS yang berarti ancaman pula bagi sekutu-sekutu dekat AS, seperti Israel. Israel mengkhawatirkan program nuklir Pakistan jika bersikap pemerintah Pakistan bersikap lunak pada kelompok Taliban dan Al-Qaida di negeri itu.

Strategi Dominasi Yahudi

Lebih lanjut Gates yang sudah menulis sejumlah buku dan kerap menjadi penasehat para pengambil keputusan di berbagai negara ini dalam analisanya menulis bahwa seperti juga Irak, Afghanistan dan negara-negara lainnya di dunia, stabilitas dalam negeri Pakistan sudah digoyang oleh sebuah kekuatan dari luar.

Untuk itu Gates mengajukan sejumlah pertanyaan kritis untuk menelusuri adanya keterlibatan Israel dalam sejumlah aksi-aksi kekerasan seperti peristiwa Mumbai tahun 2008, pembunuhan Bhutto, sampai krisis hubungan bilateral antara Pakistan-India yang menurut sengaja diciptakan. Gates mengaitkan semua peristiwa itu dengan upaya ekspansi kaum kolonialis Zionis ke wilayah Asia.

Publik dunia selayaknya sadar akan ambisi Zionis Israel untuk melebarkan pengaruhnya ke seluruh dunia. Gates mengingatkan sebuah polling yang dilakukan pada bulan Oktober 2003 lalu dengan melibatkan sekitar 7.500 responden dari negara-negara anggota Uni Eropa. Mayoritas responden dalam polling itu menyatakan bahwa Israel merupakan ancaman terbesar bagi perdamaian dunia. (ln/wb)

----------------
sumber : eramuslim



Selengkapnya...

Minggu, 22 November 2009

Seruan Agar Kapolri Dicopot Makin Kuat

Tim 8 telah menyampaikan rekomendasi terhadap Presiden SBY guna menyikapi kisruh KPK dan Polri. Satu langkah yang perlu dilakukan SBY untuk menyelesaikan kemelut tersebut adalah dengan mencopot Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD).

"Langkah yang harus diambil presiden adalah mencopot Kapolri untuk menyelesaikan semua permasalahannya," kata Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho kepada wartawan di kantornya, Jl Kalibata IV D No 6, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (22/11/2009).

Hal senada juga diungkapkan oleh Dosen PTIK, Bambang Widodo Umar. Menurut Bambang, dengan dicopotnya Kapolri, setidaknya hal itu akan memberikan kesejukan bagi masyarakat.

"Dilihat dari kepemimpinan dalam situasi gonjang-ganjing seperti ini, sepatutnya dicopot. Setidaknya hal ini akan memberikan kesejukan bagi masyarakat," kata Bambang.

Kapolri mendatang, menurut Bambang, harus memiliki loyalitas yang tinggi. Dan yang terpenting, lanjut Bambang, Kapolri harus bersih dari makelar kasus (markus).

"Jangan pilih Kapolri yang berteman dengan markus, prestasi harus menonjol dan loyalitas tinggi," jelas Bambang.

Tindakan lain yang harus diambil presiden, lanjut Emerson, adalah dengan membentuk tim untuk mengkaji dan mengevaluasi kinerja Polri. Emerson juga berharap agar presiden bisa bekerja cepat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Jangan lamban kayak keong atau siput," tegas Emerson.

sumber : berita nasional
Selengkapnya...