Cahyo Prabowo
Dari Imran bin Husai r.a berkata: Rasulullah bersabda:
مَا بَيْنَ خَلْقِ اِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ خَلْقٌ اَكْبَرُ مِنَ الدَّجَّالِ (مسلم)
“Tidak ada makhluk sejak Adam hingga hari Kiamat yang lebih besar dari pada Dajjal.” (H.R. Muslim).
Juga dari Abu Umamah r.a, bahwa Nabi Muhammad bersabda: “Wahai manusia, sesungguhnya tidak pernah ada fitnah di muka bumi yang lebih besar daripada fitnah Dajjal, semenjak Allah tempatkan anak cucu Adam.”(H.R. Ibnu Majah).
Tentang sabda Rasulullah Saw: “ Sejak penciptaan Adam sampai kiamat tiba, tidak ada makhluk yang lebih besar daripada dajjal.”
Imam Nawawi berpendapat: “ Maksud nya adalah paling beasr fitnah dan bahayanya.”[4]
Ibnu Katsir berkata: “ Dia termasuk keturunan bani adam. Allah menciptakannya sebagai ujian bagi umat manusia di akhir zaman. Maka banyak orang yang sesat karenanya dan banyak pula yang mendapat petunjuk, dan tidak ada yang disesatkan denagan perantara Dajjal kecuali orang-orang fasik.” [5]
Catatan :
4. Syarah Muslim XVIII/87.
5. An-Niyahah fi Al-Fitan wa Al-Malahim I/172.
Selengkapnya...
Sabtu, 14 Maret 2009
Beratnya Fitnah Dajjal
Rabu, 04 Maret 2009
Dajjal Adalah Manusia

Oleh; Cahyo Prabowo
Dari Ibnu Umar Ra berkata: “Suatu hari Rasulullah Saw mengingatkan tentang Dajjal di tengah kumpulan para sahabat. Beliaun bersabda:
اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَيْسَ بِاَعْوَرَ, اَلاَ اِنَّ الْمَسِيْحَ الدَّجَّالَ اَعْوَرُ عَيْنِ الْيُمْنَى
“Allah SWT tidak buta sebelah, ketahuilah sesungguhnya Al-Masih Dajjal itu buta matanya sebelah kanan.”
Beliau juga bersabda :
“ Tadi malam diperlihatkan kepadaku dalam mimpi di dekat Ka’bah, aku melihat seseorang yang buta mata kanannya, mirip seperti orang yang pernah aku lihat yaitu Ibnu Qathn, lalu akau bertanya: “Siapakah ini ?” Orang itu menjawab: “ Al-Masih Dajjal.” (H.R. Muslim).
Imam An-Nawawi berkata: “ Hadits-hadits tentang Dajjal yang disebutkan oleh Imam Muslim dan yang lainnya merupakan hujjah bagi pendukung kebenaran, hujjah tentang keberadaan Dajjal dan bahwa Dajjal adalah manusia. Allah menguji para hamba-Nya melalui orang ini. Dia diberi kemampuan untuk melakukan beberapa hal dari kekuasaan Allah seperti menghidupkan orang yang telah dia bunuh, dan menampakkan kesuburan bumi. Semua ini terjadi atas takdir Allah dan kehendak-Nya. Kemudian setelah itu, Allah menghilangkan kemampuannya itu. Inilah pendapat ahlus sunah, semua ahli hadits, ahli fikih, dan para peneliti hadits, berbeda dengan pendapat orang yang mengingkarinya.”
Syaikh Al-Albani ra mengomentari sabda Rasulullah Saw: “ Orang yang paling mirip dengan Dajjal adalah Abdul Uzza bin Qathn”. Hadits ini secara gambling menyebutkan bahwa Dajjal yang paling besar itu berasal dari jenis manusia, dia memiliki sifat manusia. Apalagi Rasulullah Saw telah menyerupakan Dajjal dengan Abdul Uzza. Maka hadits ini menjadi bukti dari sekian banyak dalil yang menjukkan rusaknya tafsiran sebagian orang yang mengatakan bahwa Dajjal bukan manusia. Seperti yang mengatakan bahwa Dajjal adalah symbol bagi kebudayaan Eropa, gemerlapnya dan fitnahnya. Jadi , Dajjal itu berasal dari jenis manusia, dan fitnahnya lebih besar dari kebudayaan Eropa, sebagaimana dijelaskan oleh banyak hadits.”
Ibnu Hajar ra berkata: “ibnu Qathn itu bernama Abdul Uzza bin Qthn bin Amrin Al-Khuza’i. ada yang berpendapat bahwa dia termasuk keturunan Bani Musthaliq dari Khaza’ah, dia hidup sebatang kara dan sudah wafat pada masa jahiliyah.”
---------------------------------------
Referensi : Dajjal, Sulaiman Al-Luhaimid, Edisi Indonesia, Penerbit : At-Tibyan, solo.
Selengkapnya...
Perintah Berbekal dengan Amal Shalih Sebelum Munculnya Dajjal

Oleh : Cahyo Prabowo
Dari Abu Hurairah Ra berkata, Rasulullah Saw bersabda :
بَادِرُوْا بِاْلاَعْمَالِ سِتَّا : طُلُوْعَ الشَّمْسِ مِنْ مِغْرِبِهَا, اَوْ الدَّجَّالَ, اَوْ الدُّخَانَ, اَوْ الدَّابَّةَ, اَوْ خَاصَّةَ اَحَدِكُمْ اَوْ اَمْرَ الْعَاكَّةِ (مسلم)
“ Bergegaslah melakukan amal sebelum datangnya enam (6) perkara, yaitu terbitnya matahari dari barat, atau Dajjal, atau asap atau Daabbah atau kematian kalian atau kiamat masal.” (H.R. Muslim)
Rasulullah Saw memerintahkan untuk bersungguh-sungguh dalam melakukan amal shalih, bahkan beliau memerintahkan untuk berlomba-lomba sebelum datangnya masa fitnah.
Imam An-Nawawi berkata: “ Hisyam mengatakan, خَاصَّةَ اَحَدِكُمْ maksudnya adalah kematian dan kata khuwaishah adalah bentuk tasghir dari khasshah. Imam Qatadah mengatakan, ‘Amrul amah maksudnya adalah Kiamat. Demikianlah yang diceritakan oleh Abdun bin Hamid dari keduanya.
-------------------------------------
Referensi : Dajjal, Sulaiman Al-Luhaimid, Edisi Indonesia, Penerbit : At-Tibyan-Solo.
Selengkapnya...
Selasa, 03 Maret 2009
Munculnya Dajjal, Tanda-Tanda Besar Dekatnya Kiamat

Dari hudzaifah bin Usaid berkata: “ Rasulullah menghampiri kami sementara kami sedang berbincang-bincang, lalu beliau Nabi Saw. Bersabda : “ Apa yang sedang kalian perbincangkan ?” Mereka menjawab: “ Kami sedang memperbincangkan tentang Kiamat.” Beliau Bersabda :
اِنَّهَا لَنْ تَقُوُمَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ اَيَاتٍ, فَذَكَرَ الدُّخَانَ, وَالدَّجَّالَ, وَالدَّابَّةَ, وَطُلُوْعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا, وَنُزُوْلَ عِيْسَى ابْنِ مَرْيَامْ, وَيَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ, وَثَلاَ ثَةَ خُسُوْفٍ, خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَ خَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ, وَخَسْفٌ بِجَزِيْرَةِ الْعَرَبِ وَ اَخِرُ ذَالِكَ نَارٌ تَطْرُدُ النَّاسَ اِلَى مَحْشَرِهِمْ (مسلم)
“ Sesungguhnya Kiamat itu tidak akan terjadi, sebelum kalian melihat 10 tanda. “Beliau Nabi Saw menyebutkan, asap, Dajjal, Daabbah, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, keluarganya Ya’juj dan Ma’juj, tiga gerhana ; gerhana disebelah timur, gerhana disebelah barat dan gerhana di Jazirah arab, dan terakhir api yang akan mengiring manusia ke mahsyar (satu tempat berkumpul)”.(HR. Muslim).
Dajjal ,(dibaca) dengan memfat-hahkan huruf awalnya dan mentasydidkannya, berasal dari kata dajjal yang artinya tutup. Para pendusta disebut Dajjal karena mereka menutupi kebenaran dengan kebatilan. Dikatakan dajalal ba’iru al-qathiran jika unta itu menutupinya, dajalal ina’u bidz dzahab jika bejana disepuh dengan emas.
Mengapa Dajjal disebut Al-Masih.
Imam An-Nawawi berkata: “ Dimanakah Al-Masih karena dia mamsuhul ‘Ain (buta sebelah). Ada yang mengatakan: “Karena dia buta sebelah dan buta sebelah di sebut Al-Masih. Ada juga yang berpendapat, karena ia merangkak di bumi ketika keluar. Pendapat pertama dikuatkan oleh hadits Anas, bahwa Rasulullah bersabda:
اِنَّ الدَّجَالَ مَمْسُوْحُ الْعَيْنِ الْيُمْنَى (مسلم)
" Sesungguhnya Dajjal itu buta mata kanannya."(HR.Muslim)
-------------------------------------
Referensi : Dajjal, Sulaiman Al-Luhaimid, Edisi Indonesia, Penerbit: At-Tibyan. Solo.
Selengkapnya...
Senin, 02 Maret 2009
Dajjal

Banyak yang takjub atas kehebatan para pesulap dan paranormal hari ini. Para pendusta itu malah dijadikan idola yang dikagumi. Padahal kemampuan mereka tak ada kuku hitamnya disbanding Dajjal. Adakah mereka tak akan kepincut dengan Dajjal yang banyak memiliki kehebatan seperti : menghidupkan orang mati, memerintah langit untuk menurunkan hujan dan memerintahkan bumi menumbuhkan pepohonan.
Dajjal adalah fitnah paling bear sejak diciptakannya Adam hingga hari Kiamat. Dia akan muncul ketika namanya telah jarang disebut di mimbar-mimbar, sudah hampirkah ia (Dajjal) muncul ? Seperti apa cirri fisik dan kesaktiannya ? siapakah yang akan menjadi pengikutnya ? dan bagaimana upaya menyelamatkan diri dari fitnahnya ? Semua terjawab dalam tulisan di blog saya ini nanti insya Allah. Disertai hadits-hadits yang shahih, berikut penjelasan Ulama yang sharih menyelamatkan anda dari kesalahan pemahaman dan sikap salah terhadap Dajjal dan antek-anteknya.
Referensi : Dajjal, Sulaiman Al-Luhaimid, Edisi Indonesia, Penerbit: At-Tibyan. Solo.
Selengkapnya...